
PENASULSEL.COM,MAKAKASSAR–Di Rumah Aspirasi Anak Rakyat Jl. AP. Pettarani No. 5 C, Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.
Proses perubahan struktur, nilai, norma, dan pola interaksi sosial yang begitu cepat berubah seiring berjalannya waktu menjadi tantangan dinamika sosial yang kini harus dijawab oleh masyarakat itu sendiri. Perkembangan pemikiran manusia dan masyarakat dari waktu ke waktu mengalami perubahan yang sangat kompleks yang harus bergerak memberi nilai positif dan berdampak terhadap kemajuan di wilayah tersebut.
Anggota MPR/DPR-RI Fraksi Partai NasDem periode 2024-2029, Rudianto Lallo menegaskan komitmen kader partainya harus memiliki sensitivitas sosial di tengah-tengah dinamika sosial yang dihadapi oleh masyarakat di wilayahnya.
Hal tersebut menurutnya dapat menggambarkan kehadiran sekaligus ekspresi wajah dari Partai NasDem sebagai Organisasi yang menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat yang harus punya model kepemimpinan yang berdampak.
Sebagai Ketua Teritori Pemenangan DPP Partai NasDem untuk wilayah Sulawesi Selatan, Rudianto Lallo menyampaikan, “Ada banyak dinamika sosial masyarakat hari ini harus dipahami secara utuh oleh kita sebagai pengurus dan kader Partai NasDem, bahwa banyak pergeseran budaya, pola komunikasi yang banyak bergeser ke dunia maya, perubahan nilai yang timbul di berbagai kelompok atau komunitas, banyaknya aktifitas gerakan sosial, dan bahkan faktor urbanisasi di suatu wilayah, menjadi tantangan yang harus kita jawab secara bersama dengan solusi”, ucapnya.
Rudianto Lallo yang merupakan Anggota Komisi III DPR-RI ini berharap, “Sebagai Anggota DPR-RI di Komisi III, kerja sama masyarakat sangat kami harapkan agar situasi keamanan, ketertiban dan kondusifitas masyarakat dapat terkendali, sehingga instensitas peristiwa kejahatan di Kota Makassar ini dapat dikurangi”, tegasnya.
RL sapaan akronimnya, menyatakan harapan kepada seluruh peserta, agar tidak berhenti pada tahap sosialisasi semata, tapi harus juga mampu melakukan penyadaran dan pemberdayaan dalam menghadapi suatu issu atau masalah yang terjadi di wilayahnya.
Ia mengatakan, bahwa “Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, masyarakat menjadikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai resep yang harus dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat agar dinamika sosial yang terjadi dapat dikelola ke arah yang positif dan mampu menjadi obat atas krisis sosial yang dialami oleh bangsa ini”, tutupnya.











