
penasulsel.com/,MAKASSAR- Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo kembali menggelar sosialisasi penyebaran peraturan daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kabakaran di Hotel Condotel Makassar, Senin, 16/10/2023.
Pada kesempatan ini, Rudianto Lallo menyampaikan pentingnya Perda Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran ini disosialisasikan kepada masyarakat luas, mengingat cuaca musim kemarau dapat cepat menimbulkan kebakaran yang besar, apalagi dalam kondisi air semakin sulit diperoleh.
“Jadi Peraturan ini digagas oleh DPRD bersama Pemerintah agar masyarakat bisa memahami betul tata cara memadamkan api, terlebih dari itu untuk mendorong kehati-hatian dirumah saat memasak menggunakan kompor gas,”ujar Rudianto Lallo.
Kendati demikian, jika kebakaran kerap juga diakibatkan karena korsleting atau hubungan pendek, arus pendek listrik yang mengakibatkan terjadinya percikan api hingga terjadi kebakaran. kesalahan, keteledoran hal ini diminta diperhatikan.
“Jadi janganki asal menyambungakan arus pendek listrik, sebab disitu bisa memicu kebakaran,”sebutnya.
Lanjut Politisi Partai NasDem itu menambahkan meskipun pemerintah terus berbenah dengan menghadirkan inovasi baru dalam menangani masalah kebakaran khusus daerah yang susah dijangkau dengan menghadirkan damtor atau pemadan motor agar tetap waspada.
“Sekali lagi agar kita semua jangan terlena, waspadaki, ingatkan orang dirumah, tetangga kita agar jangan lupa rutin periksa apa saja yang dapat mengakibatkan kebakaran,”tambahnya.
Staf Damkar Makassar, Rayu menambahkan pelayanan secara maksimal dalam hal pencegahan dan penanggulangan kebakaran kepada masyarakat terus ditingkatkan.
Pemkot kata dia telah penyediaan unit pemadam motor atau damtor untuk lebih memudahkan jika terjadinya kebakaran di dalam lorong-lorong yang ada di Makassar.
“Meskipun itu peralatan dan fasilitas canggih, hindari ketelodoran yang dapat memicu kerugian besar untuk diri sendiri, keluarga dan tetangga,”ujarnya.
Diakhir materi, Rayu mengajak masyarakat lebih dini dalam mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan masing-masing, dengan terus memperhatikan kompor gas dan aliran kelistrikan setiap ingin meninggalkan rumah.
“Jangan lupa juga disiapkan pemadam ringan atau fire extinguisher didalam rumah.”tutup Rayu.











