
penasulsel.com/ SIDRAP – Para pelajar dan orang tua siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Sidrap tersenyum bahagia, sebab kembali mendapat bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).

Seperti kebahagiaan yang dirasakan siswa dan orang tua siswa penerima Beasiswa PIP di SMP Negeri 6 Dua Pitue. Sabtu (28/1/2023) sekira 67 siswa didampingi orang tuanya menerima langsung buku tabungan beasiswa.
Kegiatan penyaluran yang dilaksanakan di SMP Negeri 6 Dua Pitue tersebut dihadiri, Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Dua Pitue Sahabuddin, S.Ag, Tokoh KKSS H. Ismail Aksa, Muh Kasman Ketua KNPI Dua Pitue, Tokoh Pendidik, Tokoh MAsyarakat, Tokoh Pemuda serta Puluhan Siswa dan Orang tua siswa penerima bantuan.
Bantuan tersebut merupakan program jalur aspirasi Komisi X DPR RI. Bantuan tersebut bisa hadir di kabupaten Sidrap berkat kolaborasi yang baik antara pengurus KNPI Dua Pitue, SAPMA PP dan Pemda, serta difasilitasi tenaga ahli DPR RI komisi X Andi Patonangi serta Tokoh KKSS yang kini lebih banyak berdomisili di Jakarta H.Ismail Aksa.
Ketua DPK KNPI Dua Pitue, Muh Kasman yang hadir pada kesempatan itu menyampaikan bahwa bantuan beasiswa ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap dunia pendidikan, dirinya merasakan bahwa pendidikan sangat penting untuk seluruh masyarakat, terutama untuk generasi muda kita.
“Penyerahan bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang di laksanakan di SMP 6 Dua Pitue ini merupakan kegiatan terakhir kami untuk anggaran tahun 2022 ini, muda-mudahan kami masih di berikan kepercayaan nantinya dalam penyaluran selanjutnya yang akan dilaksanakan di tahun 2023 ini,” ujar Kasman.
Kasman melanjutkan bahwa pihaknya bangga bisa memberikan bantuan seperti ini untuk kampung halaman, karena hal ini juga merupakan pembuktian bahwa generasi-generasi muda kita masih memperhatikan pendidikan.
Berkat bantuan Beasiswa PIP, Orang tua siswa penerima bantuan menyampaikan rasa syukurnya. Nurlela (42) misalnya yang mengaku berterima kasih, sebab beasiswa tersebut dapat meringankan beban biaya hidup dan pendidikan anaknya.
“Banyak terima kasih karena ada bantuan beasiswa ini, saya sangat terbantu, dan bantuan ini juga membantu anak saya bisa melanjutkan pendidikannya,” ucap Nurlela.
Sementara itu, Tokoh KKSS yang kini berkiprah di Jakarta H.Ismail Aksa menjelaskan, beasiswa PIP tersebut bisa sampai ke Kabupaten Sidrap merupakan hasil kolaborasi, Ia ikut terlibat di dalamnya sebagai fasilitator karena hal tersebut sebagai upayanya selaku putra daerah Sidrap yang tidak ingin melihat generasi Sidrap putus sekolah.
“Saya tidak mau ada anak Sidrap yang putus sekolah, karena pendidikan itu penting, dan pendidikan itu warisan yang lebih bernilai dari pada warisan harta,” ungkapnya.
Karena itu, H. Ismail Aksa berharap, agar beasiswa yang diperoleh dapat digunakan sebaik-baiknya dan khusus digunakan untuk keperluan pendidikan.
“Kepada orang tua penerima beasiswa saya sampaikan, awasi anak-anaknya, jangan sampai beasiswa yang diterima disalah gunakan untuk kepentingan lain selain pendidikan,” pungkas Ismail Aksa.











