
penasulsel.com/,MAKASSAR- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia(PHRI) Sulsel bakal melakukan aksi demonstrasi di kantor pemerintahan,terkait dengan belum dicairkannya dana hibah bagi pelaku pariwisata yang terdampak Covid-19 oleh Dinas Pariwisata.
Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga mengatakan, puluhan general manager (GM) hotel dan restoran di Makassar akan ikut dalam aksi tersebut, menuntut pemerintah agar tidak menahan pencairan dana hibah yang dikucurkan pemerintah pusat kepala pelaku usaha pariwisata yang terdampak Covid-19.
"Rabu besok betul kita akan aksi, titik kumpul jam 10 di Monumen Mandala dan long march ke Kantor Balaikota, setelah itu langsung ke gedung DPRD Makassar,"kata Anggiat, Selasa (2/2).
Sebelumnya, Anggiat merasa bingung dengan sikap Dinas Pariwisata (Dispar) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar yang belum juga belum mencairkan ke industri pariwisata dalam rangka penanganan dampak Covid-19.
Padahal sejumlah berkas administrasi telah dipenuhi pihaknya.“Kalau mau tahu kenapa belum cair, tanya mereka (Dispar dan DPMPTSP). Padahal kami sudah melengkapi berkas apa yang menjadi persyaratan,” geram General Manager Hotel Claro Makassar ini.
Walaupun semua Hotel dan Restoran masih ada yang belum melengkapi berkas dan syarat-syaratnya, tapi Anggiat meminta agar Dispar dan PTSP yang telah melengkapi berkas sudah bisa dicairkan.
“Memang belum semuanya. Tapi sudah ada 25 yang telah lengkap berkasnya. Nah, yang itu aja dulu yang dicairkan, biar itu menjadi bukti kepada yang lain,” kata Anggiat.











