
PENASULSEL.COM,MAROS – Warga Dusun Parrang, Desa Baju Pamai Kec.Cenrana Kab. Maros mengamankan tim pasangan calon bupati dan wakil bupati Maros keren Senin 7 Desember 2020, setelah kedapatan membawa bungkusan mencurigakan.nnDari video singkat yang banyak beredar di media sosial sesaat setelah diamankan warga, Mereka diketahui merupakan jubir Maros keren Chaerul syahab dan liaison officer (LO) Maros keren Denny Santoso.nnTim panwascam kec. Cenrana langsung turun ke TKP setelah mendapatkan aduan dari warga.nnSetelah diperiksa di dalam satu unit mobil Pajero DD 100 DD yang digunakan oleh tim tersebut, didalamnya terdapat masker dan amplop. Amplop dengan jumlah yang cukup banyak tersebut berisi beberapa lembar uang limapuluh ribuan dan seratus ribuan.nnKetua panwascam Kec. Cenrana Hamriany yang dikonfirmasi kejadian itu mengungkapkan memang tidak terdapat sembako dalam mobil tersebut. “Berdasarkan hasil interogasi, tim Maros Keren mengaku uang dalam amplop tersebut diperuntukkan untuk operasional tim pada saat hari H pencoblosan,”jelas HamrianynnNamun hamriany menegaskan apapun bentuknya aksi tersebut akan diproses. Sebab seharusnya di masa tenang apapun alasannya tim Paslon tidak boleh lagi melakukan kegiatan.nn” Kami masih akan mengkaji lebih lanjutnya yang jelas itu melanggar karena ini sudah masa tenang”, ungkap hamriany.nnHamriany juga menyesalkan tim Maros keren nekad membagi amplop di masa tenang. Apalagi mereka tidak berkordinasi dengan pihak panwascam akan membagikan logistik timnya di saat masa tenang.nn” Ini melanggar aturan masa tenang, apalagi sebelumnya tidak ada laporannya ke kami kalau memang uang saksinya mau dibagi saat masa tenang”, tegas hamriany.nnSaat ini seluruh barang bukti berupaka masker dan amplop berisi uang telah dibawa ke kantor Bawaslu Kabupaten Maros oleh Gakkumdu ke Kantor Bawaslu Maros untuk pemeriksaan lebih lanjut.








