
MAKASSAR– Rekomendasi usungan Partai Berkarya kepada pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Irman-Zunnun ditolak Komisioner KPU Makassar saat proses penyerahan berkas usungan partai ditengah pendaftaran di KPU. Dukungan Partai Berkarya kepada pasangan None-Zunnun dinilai cacat hukum.
Yang bertandatangan di B1-KWK Berkarya itu Hutomo Mandala Putra, sedangkan ketua umum di dalam SK Kepengurusan yang diakui Kemenkumham Priyo Budi Santoso,” kata Komisioner KPU Makassar Gunawan Mashar, Jumat (4/9)siang.Olehnya B1-KWK Berkarya pun dibatalkan.
Ketua DPD Partai Berkarya Sulsel, Patabai Pabohari mengungkapkan kalau
Keluarga besar partai Berkarya di Sulsel sudah bertemu, dan sudah disepakati untuk mendukung dan memenangkan none – Zunnun. Ia juga mengaku kalau pada 6 September mendatang pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan mengundang seluruh DPC dan para anggota dewan dari Berkarya untuk membuat dukungan bersamamenenangkan Imun.
Terkait dengan ditolaknya rekomendasi di KPU kepada Imun, lantaran dualisme kepengurusan, saat ini proses hukum sementara berjalan di Pengadilan,”Sudah jalan dua kali sidang, tinggal menunggu waktu kita akan menang,”katanya.
Irman Yasin Limpo(None) saat menyampaikan orasi politiknya usai penyerahan dokumen pendaftaran di KPU mengatakan, dukungan Partai Berkarya kepada Imun tidak akan goyang, persoalan KPU mencoret dari daftar usungan partai dinilainya hanya persoalan teknis saja.
Secara aturan, syarat dukungan minal kursi yang dibutuhkan sudah lebih dari cukup.” Kita sudah punya 15 kursi, ditambah Berkarya yang sedang dalam proses itu 16 kursi sementara yang dibutuhkan hanya 20 persen atau 10 kursi saja, artinya sudah lebih dari yang disyaratkan”katanya.
Pertarungan pertama dalam tahapan Pilwalkot sebut None adalah saat pendaftaran calon dimana penyerahan rekomendasi usungan diserahkan ke KPU. Dan pada tahapan ini kata None, ia sudah berhasil memenangkan pertandingan.”Kalau dihitung dari dukungan partai, saya yang paling banyak dengan 16 kursi. Artinya saya sudah memenangkan setengah dari pertarungan,”ujar None.
Pada Pilkada Makassar 9 Desember 2020 nanti kata None, terget Imun tentu menang dan menjadi yang terbaik dan benar dalam proses Pilkada Makassar.











