
nnPENASULSEL.com MAKASSAR — Gerakan Millenial Indonesia (GMI) Sulawesi Selatan mengenai rabu biru, kali ini membahas tentang perempuannnJuru bicara Gerakan Millenial Indonesia (GMI) sulawesi Selatan mengatakan terlalu simpel mengatakan tetap optimis sedangkan masih banyak ketimpangan gang terjadi tentang kekerasan perempuan Rabu 13/02nnSemakin maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan , maka perlu segera mengupayakan pencegahannya dengan melibatkan seluruh stakeholder dan masyarakat.nnChantika Batari selaku Jubir GMI Sulsel mengatkan perlunya perhatian khusus terhadap perempuan dalam perundang undangan tentang kekerasan yang menimpang terhadap perempuan sehingga tidak menjadi problematika dalam sebuah ketakutan terhadap perempuannnAdapun Poin yang disorotnya di antaranya soal pemaksaan hubungan seksual yang bisa dijerat hukum. Sementara hubungan seksual suka sama suka di luar pernikahan diperbolehkan. Begitu soal aborsi yang bisa dijerat hukum hanya yang bersifat pemaksaan. Sementara jika sukarela diperbolehkan. LanjutnyannInilah dimana ketimpangan yang hadir yang mampu merusak regenerasi kedepannya. Tutupnya










