Pemprov Serahkan KUR untuk Peternak Sinjai

  • Bagikan

 

PENASULSEL.com MAKASSAR — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk peternak di Sinjai sebesar Rp 700 juta. KUR ini diserahkan Penjabat Sekprov Sulsel Ashari F Radjamilo, di Kantor BRI Sinjai, Sabtu (9/2).

bapenda bapenda bapenda

Ashari mengatakan, penyaluran KUR kepada masyarakat Sinjai sangat memberi manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat peternak di Kabupaten Sinjai.
Pemberian KUR peternakan ini sangat mendukung penciptaan dan pengembangan kegiatan ekonomi baru, yang menjadi salah satu fokus perhatian.

“Pemprov Sulsel menjadikan pengembangan ekonomi baru sebagai fokus perhatian,” kata Ashari.

Upaya ini dilakukan untuk memperkuat ekonomi di Sulsel, termasuk menjaga agar pertumbuhan ekonomi Sulsel di atas rata-rata nasional.

Baca Juga:  Pelatihan Wirausaha Tani di Gelar DKPTPH Sulsel

“Pemerintah senantiasa mendorong tumbuhnya sektor ekonomi baru yang dapat memberikan nilai tambah dan membuka lapangan pekerjaan. Olehnya itu, penyaluran KUR telah menjangkau seluruh kabupaten/ kota di Sulsel,” terangnya.

Selain Sinjai, penyaluran KUR Peternakan Rakyat oleh Presiden RI dilaksanakan serentak di beberapa lokasi. Yaitu Kabupaten Malang, Kabupaten Garut, Kabupaten Magelang, Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Sumba Timur.

Menko Perekonomian hadir di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dan melakukan video conference dengan lokasi lainnya. Termasuk Sinjai.

Selain KUR, turut juga diserahkan mesin pencacah rumput, dan bantuan Kandang Jepit IB kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai dari BNI 46 Wilayah Makassar.

Baca Juga:  Keluhkan Pendapatan, Kasrudi dan Ari Azhari Bakal Mediasi PKL Losari

Penyaluran KUR di Sulsel juga mengarah ke sektor produksi. Yaitu, pertanian, perikanan, dan industri pengolahan, dengan pangsa pasar 52,13 persen lebih tinggi dari pangsa nasional 46,8 persen dan melebihi target pemerintah 50 persen.

KUR dari sektor produksi disalurkan terbesar 32,5 persen pada sektor pertanian (termasuk peternakan) yang mencapai Rp14 triliun kepada 97.061 UMKM dengan tingkat NPL rendah 0,16 persen. Mengalami peningkatan ratio tingkat aktivitas kewirausahaan sebeser 1,46 persen dalam kurung waktu 3 tahun terakhir.

Dengan adanya bantuan kredit tersebut kepada masyarakat Sinjai, Sekda Kabupaten Sinjai Drs Akbar yang mewakili Bupati Sinjai menyatakan, satu kebanggaan bagi seluruh masyarakat Sinjai mendapat kepercayaan sebagai satu-satunya kabupaten di Sulsel yang ditunjuk sebagai lokasi penyaluran KUR Peternakan. Ia mengaku telah mengirimkan hasil ternak di beberapa provinsi di Indonesia.

Baca Juga:  Maulana Alihkan Dukungan ke Nidal Rusdin di Muscab HIPMI Makassar

Adapun penyerahan KUR peternakan
kepada debitur BRI Rp 500 juta, debitur BNI Rp 25 juta dan debitur Bank Mandiri Rp100 juta. Serta penyerahan CSR (Alat Pencacah Pakan) sebanyak 16 buah kepada kelompok tani.

Sementara, Kepala Biro Umum Kemenko Perekonomian, Hari Kristijo, yang turut hadir menyatakan, pemerintah akan terus berkomitmen dalam membantu perkembangan kinerja UMKM. Tidak hanya melalui program prioritas, namun juga akan didukung dengan infrastruktur yang memadai. (*)

bapenda banner bapenda
  • Bagikan