Pihak SPBU Lamalaka Bantah Suplai 1 Ton Bensin untuk Pikap

  • Bagikan

PENASULSEL.COM, BANTAENG — Pihak SPBU Lamalaka memberikan klarifikasi terkait bensin yang dipasok melalui mobil pikap rakitan. Bensin itu dipasok untuk kebutuhan nelayan di pesisir Pa’jukukang.

Pengelola SPBU Lamalaka, Hendra mengakui pasokan bahan bakar itu untuk kebutuhan nelayan. Menurutnya, kelompok nelayan di Bantaeng memang kerap mengambil bahan bakar dengan mobil pikap untuk memudahkan suplai bahan bakar di kapal-kapal nelayan.

pdam-seminggu pdam
bapenda
bapenda

“Itu untuk kebutuhan nelayan. Jika ambil bensin, mereka harus memperlihatkan surat kelompok nelayan,” jelas dia.

Baca Juga:  PP- HPMB Lahirkan Puluhan Kader Militan

Selain nelayan, pihak pengecer juga bisa mengambil bahan bakar di SPBU. Hanya saja, pengecer harus memperlihatkan surat izin usaha dari Pemkab Bantaeng. Jumlah bahan bakar untuk pengecer juga sudah ada batasannya dan sudah disuplai sesuai aturan yang berlaku.

Dia membantah jika suplai bahan bakar ke mobil pikap itu mencapai 1 ton. Menurut dia, kebutuhan nelayan kisaran 70 liter saja.

“Kalau 1 ton itu pasokan bensin untuk Bantaeng. Kalau kita memasok 1 ton bensin, itu pasti bensin di Bantaeng langsung habis. Saat ini, pasokan bensin di Bantaeng masih cukup, jadi tidak benar kalau kita pasok 1 ton ke mobil pikap,” jelas dia.

Baca Juga:  Orang Tua Korban Pengeroyokan di Gowa Soroti Lambangnya Penanganan Polisi

Hendra menambahkan, selama ini pihak SPBU Lamalaka menyuplai bahan bakar sesuai aturan pemerintah. Pihaknya sama sekali tidak pernah menyalahi aturan itu.

“Semua aturan telah kita patuhi,” tegas dia.

Dia juga menambahkan, saat ini kepolisian tidak melakukan pemanggilan kepada pihak SPBU. “Sampai sekarang tidak panggilan dari kepolisian. Jadi tidak benar jika kami tiba-tiba dipanggil,” jelas dia.

Baca Juga:  Bantah Pernyataan Hotman Paris, Lucas Tegaskan Debitur Kredit Macet Dapat Dipidana

Sementara itu, Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rojikan mengatakan, pihak kepolisian tidak memanggil pihak SPBU dalam kapasitas tindak kecurangan. Menurutnya, pihak kepolisian hanya mengingatkan semua pihak SPBU untuk menjaga kondisi pasokan bahan bakar jelang Ramadan.

“Kami tujuannya hanya ingatkan pihak SPBU untuk menjaga kondisi pasokan bahan bakar,” jelas dia.(*)

bapenda banner bapenda
  • Bagikan