

PENASULSEL.COM,MAKASSAR – Peran perempuan dalam segala lini cukup besar dan sangat penting. Hal itu telah terbukti. nnnn
Tidak hanya dalam dunia politik, tetapi di bidang pemerintahan kaum perempuan cukup diperhitungkan. Termasuk di organisasi kepemudaan.
nnnnPeran perempuan milenial ini menjadi pokok diskusi yang digagas oleh Korps HMI-Wati Badko Sulselbar yang digelar di La Kopi, Jl Hertasning Makassar, Senin (3/2/2020). nnnn
Ketua KNPI Sulsel, Andi Muhammad Arham Basmin mengatakan “Perempuan Sulawesi menuju Konsep Each For Equal” yang diperbincangkan bersama dua pimpinan DPRD provinsi, yaitu Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari dengan Ketua DPRD Sulbar Sitti Suraidah Suhardi, bahwa kaum perempuan tidak boleh lagi ditempatkan di belakang. nnnn
Perempuan menurut Arham harus sudah sejajar dengan kaum adam atau laki-laki. Peran mereka di segala lini kehidupan cukup besar. nnnn
Dalam bidang politik dan pemerintahan, saat ini perempuan semakin diperhitungkan.nnnn
Contohnya, dalam pemilihan legislatif syarat keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen di parlemen menunjukkan betapa pentingnya peran kaum hawa dalam segala lini kehidupan termasuk dalam ranah pemerintahan.nnnn
“Di banyak daerah kita bisa jumpai, banyak kepala daerah dari kaum hawa, termasuk keterwakilan perempuan menjadi pimpinan DPRD seperti di DPRD Sulsel, Sulbar dan pusat saat ini. Ini menandakan sebuah kemajuan besar bahwa peran perempuan sangat signifikan,” katanya. nnnn
Bukan hanya itu, di bidang pendidikan dan organisasi keberadaan kaum perempuan juga sangat penting. nnnn
Untuk itu, sebagai Ketua KNPI Sulsel, ia memberikan ruang seluar-luasnya bagi kaum perempuan untuk berkreasi dan menunjukkan eksistensinya bahwa mereka bisa sejajar dengan laki-laki.nnnn
“Kami berharap keberadaan mereka (perempuan) di KNPI Sulsel sebagai pengurus bisa memberikan arah yang lebih baik dan warna baru,” ujarnya.nnnn
Sekedar diketahui, selain Arham dan dua pimpinan DPRD provinsi sebagai pembicara, turut juga menjadi narasumber, Direktur Aksaraintimes Zul Majjaga, Aktivis Perempuan Luna Vidya. (*)n










