
nnPENASULSEL.com MAKASSAR,- Pencanangan Gerakan Makassar (Gema) Sabtu Bersih resmi diluncurkan Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah dalam upacara di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (22/6/19).nnGubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah bertindak sebagai inspektur upacara dan Camat Ujung Pandang A Pattiware sebagai komandan upacara.nnLaunching Gema Sabtu Bersih diikuti ratusan Satgas Kebersihan dari 15 kecamatan yang hadir bersama camat se – kota Makassar.nnTak ketinggalan Ketua TP PKK Provinsi Sulsel Liestiaty F Nurdin, Pj Ketua TP PKK Kota Makassar Murni Djamaluddin Iqbal, Sekda Kota Makassar M Ansar, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, dan Jajaran SKPD lingkup Pemkot Makassar.nnGema Sabtu Bersih diinisiasi langsung oleh Pj Wali Kota Makassar Dr M Iqbal S Suhaeb bersama Pj Ketua TP PKK Kota Makassar Murni Djamaluddin Iqbal.nnTujuannya, meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga, satuan pendidikan, satuan kerja dan komunitas. Mengutamakan peran serta masyarakat di dalam menunjang perilaku bersih dan sehat.nn“Ini inovasi baru mendorong dan menggalakkan kegiatan gotong – royong atau kerja bakti “Sabtu Bersih” di tiap RT/RW se – Makassar yang dikordinir oleh kelurahan masing – masing,” ucap Iqbal.nnSelain itu, inovasi ini membentuk dan memelihara kawasan hijau percontohan di tiap kecamatan yang dikordinir oleh camat se – Makassar.nnSementara, Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah mengapresiasi serta mendukung kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu menjaga kebersihan Makassar.nn“Minimal Sabtu di seluruh sudut kota Makassar bebas sampah. Ini juga membantu para petugas kebersihan untuk mengangkut langsung sampah – sampah yang sudah dikumpulkan masyarakat. Jadi kita ringankan ini pekerjaannya Satgas,” ungkapnya.nnLaunching GeMa Sabtu Bersih ditandai dengan pemberian satu paket alat kebersihan berupa sapu dan sekop sampah kepada petugas Satgas Kebersihan Makassar.









