
PENASULSEL.COM, MAKASSAR– Anggota DPRD Kota Makassar, Muzakkir Ali Djamil menilai saat ini ada sejumlah pemahaman yang tidak sejalan lagi dengan eksekutif.nnPolitisi PKS itu menilai eksekutif sangat lemah dalam merancang program di Kota Makassar yang dapat betul-betul menyentuh masyarakat bawah. Hal ini terlihat dari sejumlah agenda heraring dengan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang tidak berjalan baik.nn”Banyak undangan heraring itu diabaikan. Saya melihat ini ada Miss yang terjadi. OPD tidak lagi ingin mendengar masukan dewan, walaupun itu hasil dari lapangan atau laporan,” kata Anggota Komisi D itu.nnMuda sapaan akrab Mudzakir Ali Djamil mengatakan pentingnya kedua lembaga ini menyatukan visi. Sinergi eksekutif dan legislatif harus terbangun. “Kami harapkan pada OPD agar agenda rapat tidak lagi mengurus kepala bidang , tapi harapkan yang mengambil kebijakan hadir,” ujar Muda.nnSememtara itu, Wali Kota Makassarr Ramdhan Pomanto yang dikonfirmasi terpisah mengatakan akan memberikan sanksi tegas kepada pimpinan OPD yang tidak ingin bersinergi dengan legislatif. Danny sapaan akrabnya juga menilai kedua lembaga ini sama-sama memiliki peran penting dalam membangun.nn”Saya minta pimpinan OPD yang tidak hadir agar dilaporan. Kecuali dia ada diluar kota, itu sulit dihadirkan,” ujar Danny Pomanto.










