
penasulsel.com/,BANTAENG – Jajaran staf dan sejumlah Kepala sekolah serta pejabat fungsional pengawas sekolah mengadakan acara buka puasa bersama. Kegiatan digelar di Kantor Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Bantaeng, Kompleks Perkantoran pemkab Bantaeng, Jalan Andi Mannappiang, Bantaeng, Sulawesi Selatan, Rabu 27 April 2022.
Usai buka bersama dilanjutkan dengan tarawih yang diisi dengan Tausiyah di musholla Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Bantaeng.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng, Drs. Muhammad Haris, M.Si, sangat bersyukur atas terlaksananya kegiatan tersebut.
Kadis menilai acara buka bersama mampu memperlihatkan kekompakan dan kebersamaan yang mencerminkan suasana kekeluargaan yang tinggi.
Dalam sambutannya pada acara tarwih bersama, Dirinya juga menitipkan harapan agar satuan Pendidikan mampu menghadirkan suasana religius sebagai ciri kekhasan satuan Pendidikan.
“Dengan dicanangkannya Gerakan Bantaeng Mengaji oleh Bapak Bupati Bantaeng pada tanggal 16 Februari 2022 maka kedepannya diharapkan mampu memberikan andil besar dalam kemajuan Bantaeng dalam bidang Pendidikan mengingat tantangan dunia pendidikan kedepan semakin berat”, Terang Muhammad Haris.
Sementara itu ustadz Mappasabbi, S.Ag., M.A. yang juga sebagai Kepala SMPN 1 Bissappu dalam uraian tausiyahnya pada acara tarwih bersama menekankan perlunya menjaga diri dengan memperbaiki hati.
“Karena dari hatilah sumber segala perilaku yang dilakukan oleh manusia”, Jelas ustadz Mappasabbi
Menurutnya, Jika hati baik maka baiklah semuanya, namun jika hati yang rusak maka rusaklah semuanya seraya mengutip hadist nabi Muhammad SAW.
Selain itu, Dia juga mengajak seluruh jamaah agar bekerja dengan hati.
Pada media ini, Kadis Pendidikan menjelaskan kalau terdapat beberapa sentuhan yang dilakukan terkait tata kelola dunia pendidikan Bantaeng untuk kedepan menuju manajemen pendidikan yang mampu memanusiakan hubungan serta menjaga aspek kearifan lokal karakter Butta Toa.
Salah satunya sentuhan dengan mengangkat kata bernuansa kearifan lokal dengan kata “Caradde”











