ADS

Rudianto Lallo Sebut Waktunya Insentif Guru Mengaji, Pengurus Jenazah dan Imam Rawatib Dinaikkan

  • Bagikan
ADS

Penasulsel.com, MAKASSAR — Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo mendapatkan berbagai keluhan masyarakat saat melakukan reses pada empat titik yang meliputi, Kecamatan Wajo dan Tallo yang dimulai pada Selasa 12/ 4/2022 hingga 14/4/2022.

Berbagai keluhan warga itu disebut telah mendapat respon langsung dari dinas terkait, misalnya perbaikan jalan, lampu jalan, dan pengerukan drainase, namun ada hal yang kini menjadi perhatian politisi dua periode itu, yakni pengurus jenazah, guru mengaji dan imam rawatib.

ADS
ADS

“Saat kami reses di Kelurahan Tammua, terselip kembali masukan dari pengurus jenazah, guru mengaji dan imam rawatib yang butuh perhatian khusus dari pemerintah. Ini harus jadi perhatikan bersama karena urusan rakyat,” kata Legislator NasDem itu, di Makassar Jumat 15/4/2022.

Politisi yang dikenal dengan Anak Rakyat itu menjelaskan kesejehateraan imam rawatib, guru mengaji, dan pengurus jenazah sangat penting, mereka yang mendapatkan Insentif dari pemerintah sudah waktunya diupayakan mengalami kenaikan.

“Pak Walikota Danny Pomanto menarget PAD Rp2 Triliun. jika akhir 2022 ini terwujud maka yakin insentif guru mengaji, imam rawatib dan pengurus jenazah ikut naik. Nilai yang didapatkan itu tidak ada apa-apanya. Bayangkan apabila di masjid tidak ada imamnya orang bisa salat sendiri-sendiri, dan lebih sulit lagi jika tidak ada pengurjs jenazah, dan guru mengaji, jelas Rudianto Lallo yang juga ketua Bappilu NasDem Sulsel itu.

Diketahui untuk guru mengaji dan imam diberikan Rp1 juta dikurangi PPh, sementara pemandi jenazah diberikan Rp1,8 juta dikurangi PPh, adapun jumlah guru mengaji sekitar 3.500 orang, kemudian imam rawatib 1.000 orang, dan pemandi jenazah 800 orang.

ADS
  • Bagikan