ADS

Lockdown Sekretariat DPRD Belum Ditentukan

  • Bagikan
ADS

Penasulsel.com, MAKASSAR –Wacana pemberlakukan lockdown di Sekretariat DPRD Makassar menunggu putusan Ketua DPRD, Rudianto Lallo(RL)selaku pimpinan. Hanya saja rencana tersebut tampaknya harus tertunda, lantaran RL sendiri sedang di luar kota dalam rangka kunjungan kerja.

Ketua Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Makassar, Andi Suhada Sapaille mengungkapkan, awalnya hari ini, Senin(11/1) Bamus berencana menggelar rapat untuk memutuskan apakah akan dilakukan lockdonk di lingkup gedung aspirasi rakyat atau tidak.

ADS
ADS

Hanya saja rapat tersebut belum bis digelar, sebab oleh Suhada mengatakan pimpinan DPRD sedang tidak di tempat."
Sepertinya belum hari ini karena pak ketua lagi ada tugas ke luar kota,"tutur Ketua DPC Partai PDI-P Makassar itu.

Ia sendiri mengaku rencana tersebut cukup rasional, mengingat penghuni di DPRD Makassar banyak yang terkonfirmasi positif Covid-19 usai kunjungan kerja di akhir tahun lalu, sehingga kata dia perlu dilakukan sterilisasi ruangan.

"Dengan melihat beberapa aspek kondisi yang ada, kita juga mengerti di lain sisi rakyat juga perlu dilayani oleh kita sebagai wakil rakyat. Semu itu akan jadi pertimbangan,"katanya.

Diketahui ada lebih dari 10 orang penghuni yang berkantor di DPRD Makassar yang positif Covid-19.Bahkan, salah satu legislator dari Fraksi PAN, Zaenal Beta meninggal dunia karena positif Covid-19 pada Sabtu (9/1)lalu.

Sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD Makassar, Abd Wahab Tahir yang lebih dulu mewacanakan pemberlakukan lockdown di gedung aspirasi rakyat itu.

"Besok (Senin), baru kita mau bicarakan dengan seluruh anggota. Apa perlu kita melakukan hal tersebut (lockdown) atau tidak," katanya .

 

ADS
  • Bagikan