
Penasulsel.com, MAKASSAR — Pembayaran rekening air memang menjadi hal yang sangat peka bagi pelanggan, apalagi saat terjadi lonjakan pembayaran yang secara tiba-tiba, begitupun sebaliknya pada saat terjadi penurunan pembayaran juga merupakan salah satu permasalahan di Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Makassar atau PDAM.
Humas PDAM Makassar, Rusli mengatakan tingginya tagihan PDAM dapat dipengaruhi pada meter pelanggan itu sendiri, seperti sulit diakse oleh petugas baca meter. tidak mendapat akses langsung fisik meter dengan baik, penyebabnya itu karena rumah/pagar terkunci.
"rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pergi penghuninya dan lainnya. olehnya itu, pembaca meter tidak dapat melihat secara langsung meteran yang ada, dan PDAM hanya melakukan taksasi berdasar pemakaian dua bulan terakhir," jelas Rusli.
Dia juga menjelaskan jika lonjakan juga dapat dipengeraguhi sebagai berikut, Pertama, pemakaian emakaian air oleh pelanggan tidak terkontrol dengan baik, Instalasidalam rumah bocor sehingga air mengalir tanpa disadari oleh pelanggan, Angka Menumpuk atau stand tunggu seorang pelanggan
"Ketiga permasalahan tersebut, kita harus siasati dengan 5 langkah menghindari naiknya pembayaran secara tiba-tiba yaitu :
1. Sebagai pelanggan PDAM, maka meter yang ada di persil rumah kita sebaiknya dirawat kebersihannya
2. Jangan biarkan ada tumpukan benda-benda berat yang menghalangi petugas dalam membaca meter
3. Berikan kemudahan akses kepada petugas baca meter
4. Periksa secara berkala kondisi meter dan jaringan pipa instalasi dalam rumah untuk mengetahui lebih dini adanya kebocoran
5. Adakan komunikasi dengan petugas baca meter dan mintalah nomor teleponnya
Manajemen Perumda Air Minum saat ini telah mengambil langkah kebijakan yang sangat baik dimana seorang pelanggan yang tidak dapat diakses secara langsung meter airnya selama 2 bulan berturut-turut maka akan diputus sementara, hal ini dilakukan agar tidak terjadi permasalahan yang lebih besar dimasa yang akan datang.











