
penasulsel.com/,LUTRA – Bantuan untuk korban bencana banjir di Lutra terus mengalir. Selain pembangunan huntara dalam kurun waktu sebulan, pemasangan sumur bor dan pompa air kini tengah digenjot.
Gubernur Sulsel, Prof. HM Nurdin Abdullah meminta ke pada jajaran Pemprov, Pemda, serta Stakeholder terkait untuk mendukung penuh langkah-langkah pemulihan pasca banjir bandang Lutra.
“Insya Allah dalam waktu dekat akan dibangun hunian sementara agar segera digunakan. Saat ini sedang diinventarisasi semua, karena itu permintaan warga, dan kebutuhan air bersih juga penting,” urai Nurdin Abdullah saat meninjau lokasi banjir Lutra, Kamis (16/7/2020).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, TNI dan Polri, PT Waskita Karya, dan PT Furcan Multi Corporate saling berkolaborasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih korban bencana.
Kepala BPPW Sulsel, Ahmad Asiri mengaku, pihaknya memberikan dukungan berupa air bersih dan sanitasi untuk masyarakat. Air bersih dibersihkan melalui pemasangan Hidran Umum (HU) kapasitas 2.000 liter, mobil tangki untuk suplai air, dan penyediaan sumur bor.
“Untuk sanitasi, kami memasang WC portable pada titik strategis di huntara agar dapat diakses oleh masyarakat nantinya,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, jumlah pengungsi sudah mencapai 14.483 orang. Pengungsian tersebar di antaranya kantor instansi pemerintah, rumah kerabat, hingga posko pengungsian di daerah pegunungan. (*)











