PENASULSEL.com BULUKUMBA,- Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ke 59 tahun 2019 akan digelar secara sederhana. Puncak peringatan yang jatuh pada hari Senin 4 Februari 2019 digelar melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD di halaman Masjid Islamic Center Dato Tiro.
Ketua Panitia, Akhmad Januaris mengatakan, perayaan kali ini berbeda dengan peringatan-peringatan sebelumnya yang dirangkaikan dengan karnaval budaya dan pameran. Lokasi puncak acara pun dilakukan di halaman Masjid ICDT.
“Kita laksanakan secara sederhana, karena menghargai saudara-saudara kita yang terkena musibah, dan juga menyesuaikan dengan kondisi keuangan. Memang tidak segebyar sebelumnya, tapi semangatnya tidak kalah,” pinta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba, Senin 21 Januari 2018 usai rapat persiapan Hari Jadi di Kantor Bupati Bulukumba.
Rangkaian kegiatan untuk Hari Jadi tahun 2019, lanjut Januaris, diawali dengan Lomba Lari 10 K pada tanggal 27 Januari nantinya. Kemudian ada Gebyar UMKM pada tanggal 2-4 Februari di lokasi eks pasar tua, serta zikir dan tausiah tanggal 2 Februari di Masjid ICDT.
Dalam Gebyar UMKM, kegiatannya berupa pasar rakyat, lomba cipta menu, serta lomba story telling, baca cepat dan mewarnai bagi para siswa sekolah. Adapun lomba lari 10K dimulai start di sekitar perbatasan Bantaeng dan finish di lapangan Pemuda. Juara 1 dari lomba lari 10K akan menerima hadiah uang tunai sebesar 4 juta rupiah. Pendaftarannya sudah dibuka di Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba.
Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah dijadwalkan akan hadir di puncak peringatan Hari Jadi Bulukumba dan meresmikan beberapa proyek pembangunan, termasuk peresmian gedung baru Kantor DPRD Bulukumba. Adapun tema Hari Jadi Tahun 2019 ini adalah Kerja Bersama untuk Masyarakat Bulukumba yang Sejahtera, Terdepan dan Sukses Pemilu 2019.