Walikota Danny Akui Pemuda Pancasila Telah Berkontribusi Banyak Mengawal Program Pemerintah

  • Bagikan

PENASULSEL.com Makassar–Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto berharap Pemuda Pancasila (PP) selalu menjadi organisasi pengawal sejarah NKRI.

Hal ini diungkapkannya pada perayaan natal dan tahun baru Pengurus Wilayah Badan Kerohanian Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan di kawasan Gedung Sopo HKBP Makassar, Sabtu malam (13/1/18).

pdam bapenda bapenda

Orang nomor satu di Kota Makassar ini hadir selaku ketua MPO Pemuda Pancasila Kota Makassar, Danny menjadi tamu spesial malam tadi pasalnya kehadiran walikota Makassar yang ditunggu dan dijadwalkan tiba ba’da isya namun baru hadir pada pukul 21.30 wita.

Baca Juga:  Fungsi Pengawasa DPRD Makassar Dinilai Baik

“Malam ini ada semangat pemuda pancasila yang bergelora karena malam ini memulai kegiatan kerohanian di awal tahun. Insya Allah PP harus selalu menjadi pengawal sejarah NKRI, karena NKRI harga mati,” ucap Danny yang juga kader PP ini.

Kegiatan awal tahun ini sekaligus merupakan perdana PP Sulsel menggelar kegiatan kerohanian. Terlihat hadir pula dalam kegiatan ini ketua MPW Pemuda Pancasila Sulsel, Diza Rasyid Ali, sekretaris MPW PP Sulsel, SIbali, SE, SH dan beberapa ketua-ketua sayap ormas loreng oranye hitam ini.

Baca Juga:  Iqbal Suhaeb Jadi Peserta Pertama Run Makassar Half Marathon

Selain itu, Danny juga menyampaikan apresiasi mendalam bahwa PP telah banyak berkontribusi mengawal program pemerintah kota Makassar.
“Sayalah paling bersyukur pada hal-hal yang menegangkan PP selalu ada di depan dan tidak pernah mundur. Tidak siang tidak malam tidak subuh, tidak magrib, PP selalu ada, ini merupakan komitmen kuat bukan hanya bagi keluarga besar PP tapi masyarakat di mana PP tumbuh seperti di Makassar ini,” pungkasnya.

Baca Juga:  DPRD Dorong Perusda Maksimalkan Sumber Pajak

Danny pun meminta agar bendera PP di mana pun berada untuk terus dikibarkan. Karena menurutnya, organisasi yang berseragam loreng orange hitam ini, untuk masyarakat dan NKRI tidak bisa ditawar lagi dan itu merupakan harga mati bagi seluruh kader-kader PP.

“Semoga ini menjadi awal kemajuan Makassar menjadi dua kali tambah baik, Sulawesi Selatan, dan Indonesia,” kuncinya. (*)

bapenda banner bapenda
  • Bagikan