ADS

Capaian Kinerja RPJMD Kota Makassar ‘Minim’, Kepala Inspektorat; LPPD Kita No.1 di Indonesia

  • Bagikan
ADS

penasulsel.com/ MAKASSAR — Ekspose hasil pemeriksaan Inspektorat provinsi Sulsel terhadap capaian kinerja Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kota Makassar di akhir masa jabatan Wali kota- Wakil Wali kota Makassar periode 2014-2019, menunjukan angka dibawah 80 persen.

Minimnya capaian kinerja terjadi hampir diseluruh SKPD lingkup Pemkot Makassar. Hal tersebut dipengaruh tiga indikator,

ADS
ADS

“Ada beberapa hal yang perlu dilakukan perbaikan. Terkait tiga indikator yang disampaikan tadi, yakni Kesejahteraan masyarakat, Daya saing daerah dan Pelayanan umum. Dari ketiga indikator ini yang masih perlu diperbaiki itu adalah daya saing daerah.” ucap Zaenal Ibrahim kepada sejumlah Wartawan di Balai Kota Makassar, Selasa (18/6/2019).

Ia juga menyebutkan, capaian ini terlihat rendah karena masih ada beberapa SKPD yang belum memasukkan datanya ke Bappeda kota Makassar karena terkendala pada pengisian format.

“Jadi sebenarnya nilainya ini kenapa terlihat rendah, karena data dari beberapa SKPD belum masuk. Kadang kadang ada capaian indikator yang dipertanyakan disitu lintas SKPD. Misalnya ada yang dipertanyakan masalah dinas Pemadam Kebakaran tapi di format dinas tersebut tidak ada. Dia masuk di indikator dinas PU karena masuk bagian layanan umum.” jelasnya.

Untuk mempercepat kelengkapan data tersebut pihak Pemkot Makassar masih diberi kesempatan oleh inspektorat Provinsi dalam dua hari kedepan.

“Mulai jam 11.00 wita hari ini kita adakan deks di Bappeda kota Makassar dan memanggil seluruh SKPD untuk melakukan verifikasi ulang data.” tambahnya.

Ka. Inspektorat kota Makassar Zaenal Ibrahim (foto: Muh Ilham Arsyad)
Menurut Ibrahim, hasil ini masih bersifat sementara dan tidak terlalu berpengaruh terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Pemkot Makassar.

“Kami anggap ini tidak terlalu bermasalah karena indikator indikator yang ditampilkan berkesesuaian dengan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kota Makassar. Dan nilai capaian LPPD kita kan nomor satu di Indonesia. Hanya ada penyesuain, ini perlu dilakukan perhitungan ulang dan menyesuaikan format hasil rumusan pajak.

Ditempat sama, Pj Wali Kota Makassar Iqbal S Suhaeb mengatakan bahwa, dari data ekspose hasil sementara, masih banyak data data SKPD yang kurang,

“Karena tadi datanya belum lengkap, capaiannya masih dibawah 80 persen, kita harapkan data ini bisa dilengkapi selama satu atau dua hari kedepan. Kita harapkan bisa mendekati 100 persen.” ujarnya.

“Tentu hal tersebut mempengaruhi kinerja, jadi kalau datanya tidak lengkap berarti kinerjanya tidak bagus.” tandasnya.

ADS
  • Bagikan