
penasulsel.com/ MAKASSAR– Unjuk Rasa dalam menyikapi polemik Politik bangsa, Mahasiswa Aksi dari berbagai macam kampus Di Makassar ini bergabung menjadi satu nama HAMBUR (Hari Ini Mahasiswa Bersatu) 23/5/2019
Ini adalah bentuk respon mahasiswa Makassar terhadap kondisi negara yang carut marut akibat ulah elit politik di pemilu 2019,
"kami yang terdiri dari beberapa kampus membentuk aliansi diantaranya UINAM, UNISMUH, UIM dan UMI" Bersatu untuk Kedaulatan Rakyat" Ujar jendral lapangan Aas
Mahasiswa Menuntut diantaranya:
* TNI/POLRI segera memediator pertemuan kedua belah pihak.
* Adakan Rekonsiliasi pihak 01/02.
* Mendesak Komnas HAM mengusut tuntas pelanggaran HAM Pemilu 2019.
* Hentikan Rakyat menjadi tumbal konflik elit politik Laporan Aas yang juga Sekjen Presma UINAM, saat di hubungi Wartawan penasulsel.com/ Via Whatsapp
Kordinator lapangan bernama Idam memimpin aksi Meminta "Adili 01/02 beserta seluruh antek-anteknya sebagai dalang dari kerusuhan dinegara kita.
Berbagai macam benda mulai dari ban bekas dan sejumlah sampah berupa kayu dibakar oleh massa aksi ditengah jalan sehingga menghasilkan macet yang berkepanjangan hingga larut malam sambil bergantian menyampaikan orasinya
"Pertama kali dalam sejarah NKRI terjadi pemilu berdarah dimana nyawa ratusan petugas KPPS melayang dalam menjalankan tugasnya, ditambah hari ini beberapa media lokal memberitakan beberapa massa aksi di tanah jakarta juga ikut meninggal ditembaki oleh aparat kepolisian,
01/02 harus bertanggung jawab serta Komnas HAM segera turun tangan mengusut tuntas kejadian meninggalnya saudara/i kami" teriak salah satu orator perwakilan kampus UNISMUH Jalil Abede
Aksi ini akan terus kami lanjutkan dengan massa yang akan semakin bertambah, kami akan perlihatkan mahasiswa masih ada terkhusus Mahasiswa Makassar dalam menyikapi polemik negara.Ancaman jendral lapangan Aas











