
penasulsel.com/, MAKASSAR–Jelang akhir masa jabatannya, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto ditagih janji oleh anggota dewan. Janji tersebut terkait insentif untuk RT/ RW sebesar Rp 1 juta setiap bulan.
“Kami berharap, masalah ini bisa diselesaikan sebelum wali kota menyelesaikan tugasnya,” kata anggota fraksi Partai Golkar, Rahman Pina saat rapat paripurna DPRD Makassar, Rabu (10/4).
Pada rapat paripurna itu Danny-sapaan akrab Mohammad Ramdhan Pomanto- menyampaikan sejumlah capaian pemkot melalui Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) akhir masa jabatan. Bersama wakilnya, Syamsu Rizal, Danny akan segera turun tahta pada 8 Mei mendatang. Momen inilah yang dimanfaatkan sejumlah legislator untuk menagih janji politik Danny.
Dalam forum itu, Rahman Pina menyinggung insentif bagi ketua RT/RW se-Makassar. Pada awal masa jabatan, Danny menjanjikan insentif Rp 1 juta per bulan. Dengan catatan, pendapatan asli daerah (PAD) Makassar mencapai Rp 1 triliun per tahun. Menurut Rahman, sebagian besar ketua RT/RW sudah menerima haknya.
Namun di antara mereka ada suara sumbang karena belum mendapatkan yang dijanjikan. Ada pula yang sudah menerima insentif, tapi tidak sampai Rp 1 juta. “Menyedihkan, karena tidak terasa tiga minggu lagi periode kepemimpinan wali kota akan berakhir. Kami kehilangan pemimpin luar biasa dengan segala dinamikanya,” ujar Rahman.











