
penasulsel.com/, MAKASSAR– Anggota DPRD Makassar, Sarifuddin Badolahi kembali mengingatkan pemerintah Kota Makassar agar tidak menahan tunjangan RT/RW dengan kepentingan politik.
Menurut Politisi Partai Demokrat itu, menjelang pemilihan banyak RT/RW yang mulai gelisah soal tunjangan kedepannya. Berbagai cara dilakukan oleh aparat kecamatan dalam menggiring RT/RW memilih calon tertentu.
“RT/RW ini tidak boleh diganggu oleh siapapun. Adapun tunjangan yang diberikan bukan uang caleg, itu anggaran negara,” kata Badollahi.
Senada dengan Badollahi, Politisi PKS, Yeni Rahman juga meminta agar tidak ada yang mencoba mengancam warga yang menerima tunjangan, antara lain RT/RW dan LPM.
“Anggaran itu dari negara. Kami cuma ingatkan jika berikan hak mereka yang berjasa dalam membangun Kota Makasar,” ujarnya.











