
penasulsel.com/,MAKASSAR- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, mengharapkan adanya peningkatan terget pendapatan dan pelayanan bagi dua BUMD yang akan dialihkan menjadi perusahaan umum daerah (Perumda).
Hal itu setelah DPRD Makassar mengesahkan Ranperda peralihan Perumda bagi dua BUMD Kota Makassar yaitu Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya dan PD Pasar Makassar Raya.
Bidang Ekonomi Keuangan DPRD Kota Makassar William Laurin mengatakan, ada perubahan signifikan yang terjadi setelah peralihan nantinya, jangkauan Perumda dianggap lebih baik dari Perusda baik dari sisi hukum maupun inovasi, sehingga harus dibarengi dengan pelayanan dan pendapatan yang lebih baik pula.
"Jadi beriringan jalan, jangan pendapatan saja tetapi fingsi-fungsi kepuasan tidak bisa, masalah parkir misalnya jangan cuman tarik-tarik uang parkir tapi tingkat pelayanan dan kepuasan kepada masyarakat itu masih rendah," ujar Legislator PDIP tersebut dimakassar, 3/9/2020.
Meski optimis adanya peningkatan yang signifikan, direksi masih akan kesulitan mengejar terget di awal, mengingat jajaran direksi masih terbilang baru. Sehingga peningkatan target pendapatan akan dilakukan secara perlahan.
William optimis potensi pendapatan parkir dan pasar di Kota Makassar tidaklah sedikit, masih banyak lahan-lahan yang bisa diupayalan oleh perusda kedepannya untuk dijadikan sumber PAD tambahan.
Direktur Operasional PD Parkir Makassar, Susuman Halim mengatakan untuk target pendapatan selanjutna dipastikan akan semakin meningkat, pihaknya selain menekan kebocoran dengan menggunakan e-parking juga akan ada tambahan titik baru.
"Tentunya harapn ini akan sejalan dengan apa yang sudah kami lakukan, kedepan ada penambahan penghasilan, saat ini kami godok pengguna ojek online di makassar itu akan kami buat reguasli khusus," ujar Susuman Halim.











