ADS

PDAM Makassar Perkuat Dukungan Teknis untuk Proyek PSEL

  • Bagikan
PDAM Makassar Perkuat Dukungan Teknis untuk Proyek PSEL
ADS

PENASULSEL.COM,MAKASSAR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Makassar menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kecamatan Manggala. Proyek ini menjadi langkah strategis dalam menjawab persoalan sampah sekaligus mendorong pemanfaatan energi terbarukan di wilayah Mamminasata.

Dukungan tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air Perumda Air Minum Kota Makassar, Wahidin, usai menghadiri rapat koordinasi percepatan proyek yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, rabu, (08/04/2026).

ADS
ADS

Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Selatan, Erwin Werianto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maros, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa, perwakilan PLN, perwakilan jajaran Perumda Air Minum, serta lurah setempat.

Wahidin menjelaskan, Perumda Air Minum Makassar saat ini tengah menyiapkan skema dukungan teknis untuk memastikan ketersediaan air bagi operasional fasilitas PSEL.

Menurutnya, air merupakan komponen penting dalam sistem Waste to Energy (WtE), terutama untuk mendukung proses operasional instalasi yang berbasis teknologi pengolahan termal.

“Perumda Air Minum berkomitmen mendukung penuh kebutuhan infrastruktur dasar, termasuk penyediaan air, agar operasional PSEL dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menyiapkan langkah teknis berupa jalur instalasi baru yang akan terhubung ke kawasan proyek di Manggala melalui wilayah Antang. Upaya ini dilakukan guna memastikan sistem distribusi air dapat menjangkau lokasi secara efektif dan berkelanjutan.

Terkait skema pembiayaan, opsi investasi masih dalam pembahasan, apakah akan didukung langsung oleh Pemerintah Kota Makassar atau melalui investasi internal Perumda Air Minum.

Untuk diketahui, Proyek PSEL Manggala sendiri dirancang sebagai fasilitas strategis berskala regional yang mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari, dengan komposisi pasokan berasal dari Kota Makassar sebesar 800 ton per hari, Kabupaten Gowa 150 ton per hari, serta Kabupaten Maros 50 ton per hari.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), sempat meninjau langsung kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kecamatan Manggala untuk memastikan kesiapan lahan dalam percepatan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), Selasa (7/04/2026), kemarin.

Appi menjelaskan bahwa pemkot akan memastikan proses pembebasan lahan berjalan sesuai aturan, sekaligus melakukan pemetaan batas wilayah yang akan diajukan kepada pemerintah pusat. Ia menambahkan, kebutuhan lahan untuk proyek ini diperkirakan sekitar 7 hektare, namun pemerintah kota akan menyiapkan hingga 8 hektare guna memberikan fleksibilitas dalam perancangan dan pembangunan fasilitas.

ADS
  • Bagikan