
Penasulsel.com, MAKASSAR — Berbagai bentuk kepedulian dan solidaritas sosial pada korban dan masyarakat yg terdampak bencana Gempa Majene Mamuju Provinsi Sulbar. Terutama inisiatif perguruan tinggi menyalurkan bantuan bagi kelompok masyarakat yang rentan, terkena dampak bencana gempa.
Seperti halnya yang dilakukan oleh jajaran FISIP Unismuh Makassar yang telah menurunkan tim untuk membagi paket kebutuhan pokok. Terutama kebutuhan pokok bagi masyarakat di tenda-tenda pengungsian. Sasarannya adalah para bayi, balita, ibu hamil dan masyarakat yang terkena dampak langsung bencana gempa.
Dekan FISIP Unismuh Makassar, Dr. Ihyani Malik, saat melepas tim ke Majene Sulbar, mengatakan jika tim yang telah dibentuk ini juga menyusun rencana untuk aksi-aksi sosial selanjutnya di masa panjang penderitaan korban bencana gempa di Sulawesi Barat.
Dia juga menyampaikan banyak terima kasih pada semua donatur yang telah ikut berpartisipasi dalam memberikan bantuan kepada korban gempa sulbar. Aksi ini juga disebut sebagai kepedulian awal bagi FISIP Unismuh Makassar kepada sesama yang membutuhkan. Aksi kemanusiaan dari FISIP Unismuh ini direncanaka hingga pada momentum Ramadhan dan pasca-lebaran.
"Kami memang tidak langsung bergerak. Kita berbagi tugas. Ini seperti ronde panjang membantu penderitaan saudara-saudara kita. Semoga tim kami bisa melanjutkan kerja-kerja kemanusiaan ini, sampai di momen menjelang Ramadhan nanti. Sudah menjadi komitmen bagi kami mendukung dan terlibat pada aksi-aksi humanitarian seperti ini”, Kata Dr Ihyani Malik beberapa hari lalu di Makassar.
Turut hadir pada penyerahan bantuan adalah pimpinan Prodi serta tim aksi kemanusiaan yang terdiri dari para dosen dan mahasiswa dari program studi Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi. Himpunan mahasiswa jurusan di lingkup FISIP Unismuh pun telah bergerak lebih awal di masa tanggap darurat bencana ini.











