ADS

Anggaran Penggandaan Hard Copy Sekretariat DPRD Tidak Terserap

  • Bagikan
ADS

MAKASSAR– Wakil Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Makassar, Nunung Dasniar geram. Hard copy sejumlah dokumen di sekretariat DPRD yang seharusnya didistribusikan ke setiap anggota dewan untuk diketahui dan dibaca, tidak ia dapatkan.

Padahal untuk bisa menjalankan tugas dengan baik, Nunung mengaku perlu mendapatkan hard copy dokumen yang menjadi materi pembahasan di rapat setiap alat kelengkapan dewan(AKD).

ADS
ADS

Kekesalan Nunung ia sampaikan saat Rapat Badan Musyawarah (Bamus), Kamis(10/9) sore di Ruang Banggar. Bermula saat Rapat Bamus dalam rangka menetapkan jadwal kegiatan tiga agenda rapat paripurna penjelasan pengusulan prakarsa tiga Ranperda yang akan digelar Jumat (11/9) besok.

Salah satu Ranperda yang belum mendapat lampu hijau oleh sejumlah anggota Bamus adalah tentang penjelasan pengusulan prakarsa pimpinan Bapemperda atas Ranperda tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. Salah satu anggota Bamus yang menolak adalah Nunung Dasniar.

“Bamus ini tidak saja menjadwalkan dan menetapkan agenda saja di DPRD. Kita perlu tahu apa agenda itu, seperti menjadwalkan penjelasan Bapemperda untuk Renperda Minuman Beralkohol. Drafnya saja tidak pernah kita lihat, tidak pernah disampaikan kepada kita apa muatan Perda itu. Apalagi ini bukan Ranperda baru yang akan dibahas. Perdanya sudah ada sebelumnya,”papar legislator Gerindra itu.

Lanjut Nunun menjelaskan sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Pamerimtah(PP) nomor 16 tahun 2010 psak 47 tentang tugas Bamus salah satunya adalah memberi saran dan pendapat untuk melancarkan kegiatan, serta memberi pendapat kepada pimpinan DPRD dalam menentukan kebijakan yang mengangkut pelaksana tugas dan wewenang DPRD.

Nunung lalu menyorot Bagian Protokol dan Persidangan karena tidak menggandakan salinan dari hard copy yang sudah seharusnya diketahui anggota dewan apa isi Ranperda itu.”Kemana anggaran penggandaan atau foto copy berkas-berkas yang besar itu. Anggarannya itu tidak kecil. Alasannya mesin fotocopy di DPRD rusak. Kan banyak diluar tempat fotocopy,” tegas Nunung.

Ia pun meminta kepada sekretariat agar bisa menunjang tugas dan tanggung jawab para anggota dewan dengan memperhatikan kebutuhan-kebutuhan rapat, seperti salinan dokumen yang menjadi pembahasan rapat di DPRD.

ADS
  • Bagikan