ADS

Soal Kartu Pra Kerja, Jubir GMI Sulsel Sebut Milenial tak Ingin Jadi Generasi Tangan di Bawah

  • Bagikan
ADS

 

penasulsel.com/ MAKASSAR — Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin dalam debat Cawapres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3) melontarkan janji akan segera meluncurkan Kartu Pra Kerja jika dirinya dan Joko Widodo terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.

ADS
ADS

Ma’ruf menyebutkan jika kartu tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan. Pemegang kartu tersebut akan menerima semacam gaji atau honor selama belum mendapat pekerjaan dan pelatihan keterampilan sebelum bekerja.

Menanggapi program tersebut, Juru Bicara Gerakan Milenial Indonesia Sulsel, Arif Kurniawan menilai kebijakan tersebut bisa membuat ketergantungan, karena pemegang kartu menerima penghasilan meskipun tidak bekerja, padahal mereka masih usia produktif. “Kami juga melihat milenial jaman now tak menyambut baik program tersebut, karena membuat mereka jadi generasi tangan di bawah,” ujarnya.

Arif menduga program Kartu Pra Kerja pasangan 01 itu hanya untuk kepentingan kampanye politik sesaat alias political gimmick untuk pemilihan. “Masih ada honorer yang harus diperhatikan, belum lagi kebijakan ini tentu menguras APBN sementara hutang luar negeri yang makin membengkak,” bebernya.

Lebih lanjut, Arif menjelaskan bahwa milenial saat ini lebih membutuhkan pelatihan-pelatihan pengembangan kewirausahaan dan wadah untuk menyalurkan ide kreatif dan inovatifnya. “Milenial selalu ingin berkontribusi menjadi bagian dari agen perubahan Indonesia melalui ide dan karya nyata, hanya saja mereka kurang mendapat ruang dan wadah untuk berkembang,” jelasnya.

Selain itu yang lebih dibutuhkan para milenial adalah peluang dan kemudahan memperoleh modal usaha. “Dengan kemudahan memperoleh modal usaha, membuat mereka tergerak untuk menjadi enterpreneur sehingga bisa membuka lapangan kerja. Jadi jangan manjakan milenial dengan kartu alias honor pra kerja,” tegasnya.

Arif menilai program ketenagakerjaan yang dipaparkan Cawapres 02, Sandiaga Uno lebih masuk akal dan realistis. “Bang Sandi memaparkan jika dirinya dan Prabowo akan menghadirkan Rumah Siap Kerja, membuka dua juta wirausaha baru dan mengangkat program OK OCE level nasional sebagai solusi masalah ketenagakerjaan. Ini lebih real dan masuk akal sehat untuk dibuktikan,” terangnya.

ADS
  • Bagikan