
penasulsel.com/, MAKASSAR– Anggota Komisi II DPR RI Azikin Solthan kembali menegaskan kepada ratusan penyelenggara pemilih di Kota Makassar agar turut mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun di pemilihan mendatang.
Hal ini disampaikan Azikin Solthan dihadapan petugas Panwascam dan PPL sekota Makassar saat menggelar Sosialisasi undang undang nomor 7 / 2017 tentang pemilihan umum.
Menurut mantan Bupati Bantaeng itu, bersihnya pemilihan mendatang ini dari money politik sangat ditentukan oleh penyelenggara. Menurutnya jika, penyelenggara seperti KPU dan Bawaslu beserta jajarannya membiarkan kepada para caleg membagi-bagikan sesuatu kepada masyarakat maka demokrasi kita tercederai.
“Penyelenggara ini dekat dengan masyarakat, olehnya kedekatan ini kiranya dimanfaatkan agar memberikan pemahaman tentang money politik dan sebagainya,” kata Azikin Solthan di Hotel Raising Kota Makassar, 4/3.
Selain itu menurur Azikin Solthan penyelenggara juga memiliki tugas memberikan kesadaran kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya sesuai dengan konstitusi.
” Jangan ada golput, Penyelenggara harus mengajak masyarakat ke TPS menyalurkan hak suaranya, sebab suara mereka menentukan masa depan bangsa ini,” kata Azikin Solthan.
Dalam kesempatan ini, Azikin juga memintah kepada tokoh masyarakat agar membantu penyelenggara memberikan pendidikan demokrasi kepada masyarakat. Menerima dalam sejarah dari caleg sama halnya menggadaikan integritas selama lima tahun kedepan.
“Jadi jangan salah jika ada wakil rakya (anggota DPR) yang ada pilih lantas dikemudian hari anda tidak diperhatikan maka jangan salahkan anggotanya legislatifnya , salahkan diri anda yang sudah menerima uang dan sebagainya,” tutup Azikin Solthan.
Sementara itu, Ros salah satu warga yang hadir juga meminta kepada penyelenggara utamanya KPU beserta jajarannya dan Bawaslu agar netral di Pemilihan mendatang. Menurut dia, jika ada baliho caleg yang dicabut karena melanggar tempat pemasangan maka semuanya harus ditindak.










