Sejarah Idul Adha : Pengorbanan Membawa Pesan Abadi

  • Bagikan

PENASULSEL.COM,MAKASSAR – Setiap tanggal 10 Dzulhijjah, umat Islam di seluruh dunia merayakan Idul Adha atau lebaran haji. Pelaksanaan hari raya ini dilakukan dengan cara menunaikan sholat ied di pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban.

Melansir laman resmi Kementerian Agama RI, Idul Adha merupakan gabungan dari kata idul dan adha. Id diambil dari bahasa Arab aada (yauudu) yang artinya kembali. Sedangkan, Adha diambil dari kata adhat yang berasal dari kata udhiyah, artinya kurban. Jadi, Idul Adha bisa diartikan kembali berkurban atau hari raya penyembelihan hewan kurban.

pdam-seminggu pdam
bapenda
bapenda

Sebagaimana yang dilakukan oleh dua putra Nabi Adam ‘alaihis salam:

Baca Juga:  Menko Marves Dorong Afirmasi Produk Dalam Negeri, Andi Sudirman : Pemerataan Perekonomian, Khususnya UMKM

اذ قرّبا قربانا فتقبل من احدهما ولم يتقبل من الاخر

“……Ketika putra Adam (Habil dan Qabil) mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil).” (Al-Maidah: 27)

”Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka…” (Al-Hajj: 34)

Pada masa Nabi Ibrahim ‘alaihis salam, Allah memerintahkan agar putranya, Nabi Ismail ‘alaihis salam, disembelih. Setelah keduanya akan melaksanakannya, Allah Ta’ala berfirman :

Baca Juga:  Program Kerja IARMI Unibos Fokus Kegiatan Sosial

وفديناه بذبح عظيم

“Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” (Ash- Shaffat:  107)

Darimana domba tersebut? Ibnu Katsir berkata:

وهو الكبش الذي قربه ابن ادم فتقبل منه

“Itu adalah domba yang dikurbankan Habil, putra Adam.” (Tafsir Ibnu Katsir 7/31)

Lalu apa pengertian kurban?

هي ما يذبح من النعم تقربا الى الله تعالى من يوم العيد الى اخر ايام التشريك

’’Kurban adalah hewan ternak yang disembelih untuk mendekatkan diri kepada Allah di Hari Raya Idul Adha hingga akhir Hari Tasyrik.” (Syaikh Khatib asy-Syirbini, Mughni al-Muhtaj 6/122)

Baca Juga:  Ikut Serta APEKSI XVII Balikpapan, Fadliah Firman: Pemersatu Antar Suku Se-Indonesia

Dikutip dari laman Wikipedia, adalah sebuah hari raya dalam agama Islam. Hari ini memperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim bersedia mengorbankan putranya Isma’il sebagai wujud kepatuhan terhadap Allah. Sebelum Ibrahim mengorbankan putranya, Allah menggantikan Ismail dengan domba. Untuk memperingati kejadian ini, hewan ternak disembelih sebagai kurban setiap tahun.

Untuk kata kurban, di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, diartikan sebagai persembahan kepada Allah SWT. Maka dari situlah yang sekarang dikenal dengan nama Hari Raya Kurban Idul Adha 1445H.

bapenda banner bapenda
Reporter : Editor :
  • Bagikan