Bentuk Empati Bencana Banjir dan Longsor di Sulsel

  • Bagikan

 

PENASULSEL.com BULUKUMBAGubernur Sulsel Nurdin Abdullah menghadiri Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ke-59. Acara dilaksanakan dengan sederhana melalui Sidang Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, di halaman Masjid Islamic Center Dato Tiro Bulukumba, Senin (4/2).

bapenda bapenda bapenda

Peringatan tahun lalu (2018) lebih meriah, termasuk dengan mempertontonkan atraksi pesawat tempur Sukhoi dan terjun payung. Serta Soft Lauching Event Pariwisata dengan menghadirkan artis ibu kota.

Kesederhanaan acara ini sebagai wujud empati dari beberapa kejadian bencana alam di Indonesia, khususnya di Sulsel yang baru dilanda bencana banjir dan tanah longsor.

Baca Juga:  20 Desa di Bulukumba Segera Terima Bantuan Lampu Jalan dari Dana CSR

Ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangki, mengatakan, peringatan hari jadi Bulukumba dengan Sidang Paripurna Istimewa DPRD telah dilaksanakan sebanyak dua kali.

“Pelaksanaaan (Sidang Paripurna Istimewa DPRD) hari ini dalam rangka Hari Jadi Bulukumba merupakan momentum untuk kedua kalinya. Tahun 2002 silam dilaksanakan pertama kali, atau 17 tahun lalu,” kata Andi Hamzah.

Dia mengapresiasi keinginan Bupati Bulukumba untuk memberikan penguatan esensi hari jadi Kabupaten Bulukumba dengan sidang paripurna istimewa. Dia juga menyampaikan hal seperti ini lazim dan banyak dilakukan daerah lain, termasuk saat Hari Jadi Sulsel.

Namun demikian, kesederhanaan acara ini tidak mengurangi rasa syukur atas pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan yang telah berjalan kondusif, aman, dan tenteram, dengan berbagai capaian yang telah diraih.

Baca Juga:  Nurdin Abdullah - Andi Sudirman Sulaiman Hadiri Resepsi Pernikahan Putra IYL

“Kesempatan ini juga mengapresiasi Pemerintah Daerah Bulukumba dengan capaian prestasi, penghargaan yang diraih secara terus-menerus,” sebutnya.

Sementara, Bupati Bulukumba A Sukri Sappewali, menyampaikan, peringatan ini sebagai salah satu bentuk bentuk syukur dan ajang silaturami.

“Digelar secara sederhana dengan Rapat Parpurna Istimewa DPRD Bulukumba di halaman Masjid Islamic Center Dato Tiro Bulukumba, sebagai wujud empati dari beberapa kejadian bencana alam di tanah air, khususnya di Sulsel,” ujarnya.

Baca Juga:  Lapor Kekayaan Tepat Waktu, KPK Apresiasi Lima Legislator DPRD Makassar

Selain itu, bertambahnya usia Kabupaten Bulukumba haruslah menjadi refleksi bagi semua elemen. Baik itu penyelenggara pemerintahan maupun masyarakat, tentang sumbangsih, peran dan karya apa yang telah diberikan dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ke 59 ini, mengambil tema Kerja Bersama untuk Masyarakat Bulukumba yang Sejahtera, Terdepan dan Sukses Pemilu 2019. Tema ini diharapkan menjadi pemicu semangat dari sebuah kebersamaan untuk terus bekerja bersama, pemerintah dan masyarakat dalam mencapai visi misi pemerintah daerah menuju Bulukumba yang lebih baik, maju, sejahtera dan terdepan. (*)

bapenda banner bapenda
  • Bagikan