Puluhan Korban Banjir Asal Bantaeng di Makassar Berhasil di Pulangkan

  • Bagikan

 

PENASULSEL.com MAKASSAR–Sebanyak 16 orang warga Kabupaten Bantaeng yang terjebak banjir di Kelurahan Antang Kota Makassar berhasil dievakuasi oleh tim relawan yang di bentuk Azikin Sholtan.

bapenda bapenda bapenda

Salah satu warga yang berhasil di evakuasi, Darwis menceritakan jika dia bersama dengan 15 rekannya sudah dua hari terisolir banjir yang ada di Antang. Selama itu, tidak satupun bantuan yang sampai di tempatnya.

“Selama cuaca buruk ini, kami hanya makan masing-masing satu mie instan saja. Selain kekurangan makanan, kami juga tidak ada air layak untuk diminum,” kata Usman.

Baca Juga:  Tidak Perlu Menggu Lama Mengetahui Hasil Cek Up Covid-19, Kini Alat Ada di Sulsel

Darwis menceritakan, dia bersama rekannya sedang bekerja sebagai buruh bangunan pada salah satu pembangunan perguruan tinggi (PT) yang berlokasi di Antang. Selama cuaca buruk, lanjut dia tidak ada peringatan yang di dapat.

“Andai kami tau akan seperti ini kejadiannya, atau ada peringatan sebelumnya, saya tinggalkan tempat kerja walaupun belum gajian ,” paparnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI, Azikin Solthan yang mengetahui adanya warga Bantaeng terisolir banjir di Antang langsung menghubungi pihak pemerintah Kota Makassar untuk dilakukan evakuasi sebelum kondisi fisik korban lemah.

Baca Juga:  Relawan IlhamSAH Kompak Berbagi Takjil di Jalanan

“Dengan tidak berpikir lama, saya langsung menghubungi pihak pemerintah Kota Makassar untuk dibawa ketempat yang lebih aman, namun karena peralatan di Makassar sudah terpakai semua, maka kami gunakan perahu karet milik kader Partai Gerindra untuk di bawa ketitik yang aman” kata Anggota Komisi II DPR RI itu.

Lanjut Azikin, setelah 16 warga itu berhasil diselamatkan, dia langsung meminta agar dibawah dikediamannya di jalan Faisal untuk diberikan pakaian yang layak serta makanan dan minuman.

Baca Juga:  PP-HPMB Rayakan Milad Yang ke-66

“Mereka langsung mau pulang bertemu dengan keluarganya, tapi ketahui mereka dalam kondisi kedinginan dan kelaparan, maka dari itu saya minta untuk di bawah kerumah makan dan ganti pakaian,” ujarnya.

Selain memfasilitasi ke Bantaeng, Azikin juga memberikan santunan untuk menafkahi keluarganya yang telah di tinggal selama kurang lebih 16 hari lamanya. “Mereka ini sangat memprihatikan, tidak mengantongi sama sekali uang,” tutupnya.

bapenda banner bapenda
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *