Kader HPMB Marah Dengan Penegak Hukum Kabupaten Bantaeng

  • Bagikan

PENASULSEL.COM,MAKASSAR– Puluhan mahasiswa asal Kabupaten Bantaeng yang tergabung dalam Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Bantaeng (HPMB), menggelar aksi unjuk rasa di pertigaan Jalan Hertasning-Jalan AP. Pettarani, Senin (30/4/18).

pdam bapenda bapenda

Aksi ini meneriakkan kekecewaan terhadap penegakqn hukum atas penanganan dugaan korupsi dana hibah Rp.50 juta yang dilakukan oleh WS, mantan Ketua HPMB tersebut.

Baca Juga:  Reformasi Koperasi di Era Industri 4.0

Dalam orasinya, Kordinator unjuk rasa HPMB, Ahmad Miswari Hanafi, mengatakan, penanganan yang dilakukan oleh pihak Polres Bantaeng sejak Tahun 2016 lalu, hingga saat ini tidak jelas proses penegakan hukumnya.

“Penegakan hukum yang dijalankan Polres Bantaeng mandul, Padaha, sudah memerima hasil audit dari pihak BPK. Tahun 2015 lalu, HPMB dinyatakan menerima dana hibah dari Pemkab Bantaeng. Diduga kuat Wardiman telah terlibat dalam persoalan itu yang membuat Laporan Pertanggungjawaban palsu,” tegas Ahmad Miswari.

Baca Juga:  Berkat Luthfi, Warga Lutra Bakal Punya Pengolahan Limbah Tahu

Dikatakan, dalam penanganan kasus ini, pihak Polres Bantaeng telah menetapkan tersangka, namun hingga saat itu penetapan hukum tersebut tidaklah dijalankan.

“Oleh karena itu, kami menggugat dilakukannya penegakan hukum atas kasus ini. Hal itupun telah menciptakan mosi tidak percaya terhadap kepolosian di Bantaeng. Kami meminta Bapak Kapolda Sulsel mengevaluasi kenerja bawahannya,” tambahnya.

Baca Juga:  Management Biota Plus Mulai Garap Takalar

Selain membakar 3 ban bekas, mereka juga membakar keranda mayat sebagai bentuk protes dan kekecewaan atas kinerja Polres Bantaeng.

bapenda banner bapenda
  • Bagikan