UNBK Di Bantaeng Berjalan Lancar

  • Bagikan

PENASULSEL.COM-BANTAENG -3 Sekolah Menegah Pertama (SMP) Kabupaten Bantaeng melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Puluhan Sekolah Mts lainnya juga ikut UNBK.

 

pdam-seminggu pdam
bapenda
bapenda

Pada UNBK kali ini, Tiga Sekolah Menegah Pertama (SMP) Bantaeng yang ikut penyelenggara yaitu SMP Negeri 1 Bantaeng, SMP Negeri 1 Bissappu dan SMP Negeri 3 Bissappu,  ketiga sekolah tersebut proses UNBK hingga sampai sekarang  masih berjalan lancar dan tidak ada keluhan siswa.

 

“Kalau kemarin sempat ada gangguan,  namun gangguan itu dari pusat,  katanya servernya rusak namun itu hanya sebentar saja,” Jelas Kepala sekolah SMP 1 Bantaeng, Santosa Kepada Penasulsel.com saat di temui di Lokasi Sekolahnya, Rabu (25/4/2018).

 

Lebih lanjut kata dia,  Siswa yang ikut UNBK SMP 1 Bantaeng, sebanyak 206 orang dan Ujian ini selama empat hari dengan empat mata pelajaran selama empat hari yaitu Bahasa Indonesia,  Matematika,  Bahasa inggris dan IPA,  “Alhamdullah semua murid kami hadir mengikuti UNBK,”Tambahnya.

Baca Juga:  Massif Sosialisasi, Achmad Ichzan Ingin Berikan Solusi Until Masyarakat Dapil I Bantaeng

 

Namun hanya saja kata dia, peralatan milik sekolah untuk mengikuti UNBK belum maksimal, “Hanya seperdua yang kita miliki dari kebutuhan,  Sisanya itu kita pinjam ke orang tua siswa 20 unit  dan SKB 10 unit, SMP Negeri 3 Bantaeng 12 unit,  7 unit dari guru dan hanya 30 unit milik sekolah,” tandasnya.

 

Sementara sekolah SMP Negeri 3 Bissappu. Mutmainnah megatakan bahwa sebanyak 165  siswa yang ikut dalam UNBK di sekolahnya hadir semua, bahkan kata dia dalam proses UNBK tidak ada kendala selama proses ujian berlangsung aman terkendali seperti jaringan dan listrik,

Baca Juga:  Imigrasi Siap Berkantor di MPP Bantaeng

 

“Karena sebelumnya kami telah berkomunikasi dengan pihak PLN untuk menanggulangi hal tersebut sebelum ujian,”  Kata Kepala sekolah SMP 3 Bissaapu,  Mutmainnah saat di temui di ruang kerjanya.

 

Menurutnya Peralan yang di pakai dalam UNBK kali ini sebanyak 60 unit komputer itu semua milik sekolah SMP 3 Bissappu serta masih memeliki cadangan sebanyak 5 unit.

 

“Kalau peralatan alhamdulillah sampai sekarang kita aman, komputer saja yang dipakai milik sekolah sendiri,” tambahnya.

 

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bantaeng, Andi Akil mengatakan untuk memaksimalkan siswa yang hadir pada UNBK, dia telah intruksikan ke semua Kepala Sekolah Menengah Pertama se Kabupaten Bantaeng agar kiranya turun ke lapangan untuk menjemput siswa apa bila ada yang tidak datang.

Baca Juga:  ‎Dana CSR Harus Tepat Sasaran

 

“Saya suruh jemput siswa yang tidak hadir,  apabila dia berhalangan karena sakit maka saya suruh bawakan ke rumah sakit,” jelasnya

 

Dia mengakui bahwa pada UNBK kali ini masih ada kekurangan seperti komputer masih belum cukup, namun langkah yang telah dia ambil salah satunya meminjam kepada sekelah lain atau kepada orang tua siswa.

 

“Itu solusi jangka pendek yang kita ambil dan solusi jangka panjangnya yaitu kedepannya kita upayakan sekolah yang melenggarakan UNBK seharusnya terlebih dahulu menyediakan komputer,” tambahnya.

 

Dia berharap kedepannya, kekurangan sekarang tentunya menjadi catatan untuk kedepannya, dan dia berharap lebih bagus hari ini kalau bisa Lebih bagus lagi kedepannya dan kekurangannya yang sekarang bisa di tutupi,” tutupnya.

bapenda banner bapenda
  • Bagikan